Tambah Nilai Jualmu Dengan Belajar Meningkatkan Keterampilan

Hampir semua hal yang menyangkut kegiatan manusia dengan manusia lain adalah tentang pertukaran nilai. Apa yang diminta idealnya sesuai dengan apa yang diberikan, sebuah pertukaran yang setara.

Hubungan ini juga yang terjadi di dunia kerja antara pegawai dan perusahaan (idealnya ya) Pengen dibayar klien puluh juta? Pengen dapet gaji puluhan juta?

Jawabannya ya harus bisa membereskan masalah dengan nilai puluhan juta juga.

Namun apa saja sih masalah nilai puluhan juta ini? Ada banyak sebenarnya, bahkan masalah dengan nilai ratusan juta sampai milyaran pun banyak.

Namun masalah yang kalau dilihat secara nilainya ini tinggi, memerlukan sebuah skill atau kemampuan khusus untuk menyelesaikannya.

Misalnya saya beberapa kali menjadi seorang content marketers yang bisa menyelesaikan masalah branding, pemasaran, dan PR sebuah perusahaan. Semakin besar masalah yang perusahaan ini hadapi maka akan semakin nilai uang yang saya terima jika bisa memberikan solusi kepada masalah tersebut.

Ini baru dari sisi pemasaran.

Ada masalah yang perusahaan hadapi seperti kebutuhan untuk membuat web, aplikasi, mengurusi sumber daya manusia, akuntansi, dan lain sebagainya. Menyelesaikan salah satu masalah ini akan bisa memberikanmu nilai jual untuk perusahaan dan pada akhirnya kamu bisa mendapatkan uang.

Saya paham sekarang di masa pagebluk ini membuat banyak bisnis tutup, lalu jumlah pengangguran pun bertambah dan para pencari kerja semakin sengit kompetisinya.

Seorang pelamar kerja makin dipilah, mereka yang dinilai memiliki manfaat paling tinggi akan mendapatkan pekerjaan itu.

Ada cara paling mudah bagaimana membuat nilai jualmu makin tinggi.

Baca juga: Ketika Era Broadcast Televisi Indonesia Terdistrupsi

Pikirkan keterampilan yang kau miliki

Sebelum kau memutuskan untuk mempelajari keterampilan baru atau memperdalam yang lama, kamu harus melihat bagaimana keterampilan itu bisa membantu klien atau bosmu menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.

Contohnya jika kamu bekerja sebagai administrasi sulit untuk scale up (meningkatkan level kemampuan), namun berbeda jika kamu bisa membuat sistem administrasi dimana penyimpanan berkas jadi semakin mudah.

Selalu ada banyak sisi bagaimana meningkatkan keterampilanmu ini, namun kamu perlu memahami masalah apa yang bisa diselesaikan dengan keterampilanmu.

Dalam banyak bidang kreatif seperti periklanan memerlukan keterampilan untuk bisa menciptakan percakapan di internet. Ini sangat berharga jika kamu ingin menjadi art director atau creative group head di agensi periklanan.

Salah satu alasan lain kenapa orang-orang yang memiliki gelar Master (S2) dan Phd dan Dr (S3) memiliki lebih banyak uang dibandingkan yang sarjana dan Diploma adalah karena mereka memiliki keahlian yang khusus.

Baca juga: Kenapa Indonesia Butuh Lebih Banyak Seniman, Penemu, Pengusaha dan Ilmuwan

Cara Menyelesaikan Masalah Klien Saya

Sebagai seorang pemasar, persoalan yang klien saya hadapi biasanya seperti ini:

Mereka adalah sebuah bisnis baru dan ingin memulai web di internet, maka hal pertama yang saya lakukan adalah penelitian tentang industrinya.

Kemudian setelah saya mendapatkan data seperti tingkat persaingan, keadaan industri, dan seterusnya. Saya mulai meracik strategi yang kemudian saya tawarkan ke klien saya tersebut.

Jika mereka tidak setuju, saya akan banyak menghabiskan waktu bicara dengan mereka mencari tahu ke arah mana bisnis mereka ingin berjalan, lalu saya gunakan hasil pembicaraan tadi untuk meracik revisi strategi baru.

Kemudian setelah mereka setuju baru saya kerjakan hal apa saja yang sudah disebutkan di dalam strategi tersebut.

Misalnya buat klien saya jika saya berhasil menyelesaikan persoalan mereka, maka mereka akan mendapatkan keuntungan lima ratus juta rupiah.

Lalu dari nilai proyek ini saya ambil 10%, mengikuti agency fee misalnya. Maka saya sudah mendapatkan 50 juta untuk mengerjakan proyek tersebut.

Permasalahan bisnis pada sebuah perusahaan bisa diukur melalui seberapa besar perusahaan itu akan menghemat anggarannya atau seberapa besar keuntungan yang akan dia dapatkan.

Semua bidang selalu memiliki keterampilan yang bisa ditingkatkan untuk menghadapi permsalahan yang nilainya lebih tinggi juga.

Di sini tugasmu adalah memikirkan bagaimana kamu bisa menyelesaikan masalah yang lebih tinggi juga.

Baca juga: Hal-hal yang Membuatmu Mendapatkan Uang

Melihat permasalahan dari sudut pandang klien

Agar mampu melihat masalah seperti apa yang bisa kau selesaikan maka kamu harus melihat permsalahan itu dari sudut pandang klien atau perusahaan.

Perusahaan yang memiliki leadership dan manajemen yang baik memiliki prioritas tantangan untuk diselesaikan.

Tergantung apa keterampilanmu, kamu mungkin bisa menjadi orang yang menawarkan solusi untuk tantangan dengan prioritas tinggi.

Ketika kamu menguasai sebuah bidang, kamu bisa memikirkan apa solusi yang bisa kamu berikan kepada klienmu. Jangan pikirkan apa yang kamu dapatkan dulu, tapi pikirkan apa tentang solusi yang bisa kau berikan.

Tentu jika bayarannya tak sesuai, bisa kau tolak tawaran dari klien itu.

Hal paling penting adalah selalu terbuka untuk berkomunikasi meskipun klienmu menawarkan bayaran yang tidak cocok. Setidaknya ini akan membuka jaringan baru untukmu.

Meningkatkan keterampilan dan menunjukkan karya

Untuk bisa membuat nilai jual dirimu makin tinggi, maka kamu memperlihatkan bagaimana mengaplikasikan keterampilan untuk memberikan solusi terhadap sebuah masalah.

Seorang klien atau perusahaan akan menilaimu dari pengalaman kerja, namun mereka paling bisa diyakinkan dengan portofolio yang kau berikan.

Dengan memberikan karya atau pekerjaan apa saja yang sudah kau kerjakan, perusahaan-perusahaan ini akan semakin yakin dengan keterampilan yang kau miliki.

Untuk itu selalu tunjukkan karyamu.

Jika kamu seorang ilustrator atau fotografer, unggahlah gambar karyamu ke Instagram dan platform media sosial lainnya.

Jika kamu seorang pemasar, buktikan dengan video atau blog pribadi yang kau miliki.

Tentu jika kamu mengerjakan pekerjaan dengan begitu bagus, maka klienmu akan cenderung merekomendasikanmu ke kenalannya.

Untuk itulah totalitas dalam bekerja selalu dibutuhkan.

Dan terakhir yang paling penting adalah miliki standar kualitas ketika kamu bekerja.

Baca juga: Panduan Mengganti Kebiasaan Buruk Menurut Neuroscience

Hampir semua hal yang menyangkut kegiatan manusia dengan manusia lain adalah tentang pertukaran nilai. Apa yang diminta idealnya sesuai dengan apa yang diberikan, sebuah pertukaran setara.

Hubungan ini juga yang terjadi di dunia kerja antara pegawai dan perusahaan (idealnya ya).

Pengen dibayar klien puluh juta? Pengen dapet gaji puluhan juta?

Jawabannya ya harus bisa membereskan masalah dengan nilai puluhan juta juga.

Namun apa saja sih masalah nilai puluhan juta ini? Ada banyak sebenarnya, bahkan masalah dengan nilai ratusan juta pun banyak.

Namun masalah yang kalau dilihat secara nilainya ini tinggi, memerlukan sebuah skill atau kemampuan khusus untuk menyelesaikannya.

Misalnya saya beberapa kali menjadi seorang content marketers yang bisa menyelesaikan masalah branding, pemasaran, dan PR sebuah perusahaan. Semakin besar masalah yang perusahaan ini hadapi maka akan semakin nilai uang yang saya terima jika bisa memberikan solusi kepada masalah tersebut.

Ini baru dari sisi pemasaran.

Ada masalah yang perusahaan hadapi seperti kebutuhan untuk membuat web, aplikasi, mengurusi sumber daya manusia, akuntansi, dan lain sebagainya. Menyelesaikan salah satu masalah ini akan bisa memberikanmu nilai jual untuk perusahaan dan pada akhirnya kamu bisa mendapatkan uang.

Saya paham sekarang di masa pagebluk ini membuat banyak bisnis tutup, lalu jumlah pengangguran pun bertambah dan para pencari kerja semakin sengit kompetisinya.

Seorang pelamar kerja makin dipilah, mereka yang dinilai memiliki manfaat paling tinggi akan mendapatkan pekerjaan itu.

Ada cara paling mudah bagaimana membuat nilai jualmu makin tinggi.

Pikirkan keterampilan yang kau miliki

Sebelum kau memutuskan untuk mempelajari keterampilan baru atau memperdalam yang lama, kamu harus melihat bagaimana keterampilan itu bisa membantu klien atau bosmu menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.

Contohnya bekerja sebagai administrasi sulit untuk scale up (meningkatkan level kemampuan), namun berbeda jika kamu bisa membuat sistem administrasi dimana penyimpanan berkas jadi semakin mudah.

Selalu ada banyak sisi bagaimana meningkatkan keterampilanmu ini, namun kamu perlu memahami masalah apa yang bisa diselesaikan dengan keterampilanmu.

Dalam banyak bidang kreatif seperti periklanan memerlukan keterampilan untuk bisa menciptakan percakapan di internet. Ini sangat berharga jika kamu ingin menjadi art director atau creative group head di agensi periklanan.

Cara Menyelesaikan Masalah Klien Saya

Sebagai seorang pemasar, persoalan yang klien saya hadapi biasanya seperti ini:

Mereka adalah sebuah bisnis baru dan ingin memulai web di internet, maka hal pertama yang saya lakukan adalah penelitian tentang industrinya.

Kemudian setelah saya mendapatkan data seperti tingkat persaingan, keadaan industri, dan seterusnya. Saya mulai meracik strategi yang kemudian saya tawarkan ke klien saya tersebut.

Jika mereka tidak setuju, saya akan banyak menghabiskan waktu bicara dengan mereka mencari tahu ke arah mana bisnis mereka ingin berjalan, lalu saya gunakan hasil pembicaraan tadi untuk meracik revisi strategi baru.

Kemudian setelah mereka setuju baru saya kerjakan hal apa saja yang sudah disebutkan di dalam strategi tersebut.

Misalnya buat klien saya jika saya berhasil menyelesaikan persoalan mereka, maka mereka akan mendapatkan keuntungan lima ratus juta rupiah.

Lalu nilai proyek ini saya hargai 10%, mengikuti agency fee misalnya. Maka saya sudah mendapatkan 50 juta untuk mengerjakan proyek tersebut.

Permasalahan bisnis pada sebuah perusahaan bisa diukur melalui seberapa besar perusahaan itu akan menghemat anggarannya atau seberapa besar keuntungan yang akan dia dapatkan.

Semua bidang selalu memiliki keterampilan yang bisa ditingkatkan untuk menghadapi permsalahan yang nilainya lebih tinggi juga.

Di sini tugasmu adalah memikirkan bagaimana kamu bisa menyelesaikan masalah yang lebih tinggi juga.

Melihat permasalahan dari sudut pandang klien (atau perusahaan)

Agar mampu melihat masalah seperti apa yang bisa kau selesaikan maka kamu harus melihat permsalahan itu dari sudut pandang klien atau perusahaan.

Perusahaan yang memiliki leadership dan manajemen yang baik memiliki prioritas tantangan untuk diselesaikan.

Tergantung apa keterampilanmu, kamu mungkin bisa menjadi orang yang menawarkan solusi untuk tantangan dengan prioritas tinggi.

Ketika kamu menguasai sebuah bidang, kamu bisa memikirkan apa solusi yang bisa kamu berikan kepada klienmu. Jangan pikirkan apa yang kamu dapatkan dulu, tapi pikirkan apa tentang solusi yang bisa kau berikan.

Tentu jika bayarannya tak sesuai, bisa kau tolak tawaran dari klien itu.

Hal paling penting adalah selalu terbuka untuk berkomunikasi meskipun klienmu menawarkan bayaran yang tidak cocok. Setidaknya ini akan membuka jaringan baru untukmu.

Meningkatkan keterampilan dan menunjukkan karya

Untuk bisa membuat nilai jual dirimu makin tinggi, maka kamu memperlihatkan bagaimana mengaplikasikan keterampilan untuk memberikan solusi terhadap sebuah masalah.

Seorang klien atau perusahaan akan menilaimu dari pengalaman kerja, namun mereka paling bisa diyakinkan dengan portofolio yang kau berikan.

Dengan memberikan karya atau pekerjaan apa saja yang sudah kau kerjakan, perusahaan-perusahaan ini akan semakin yakin dengan keterampilan yang kau miliki.

Untuk itu selalu tunjukkan karyamu.

Jika kamu seorang ilustrator atau fotografer, unggahlah gambar karyamu ke Instagram dan platform media sosial lainnya.

Jika kamu seorang pemasar, buktikan dengan video atau blog pribadi yang kau miliki.

Tentu jika kamu mengerjakan pekerjaan dengan begitu bagus, maka klienmu akan cenderung merekomendasikanmu ke kenalannya.

Untuk itulah totalitas dalam bekerja selalu dibutuhkan.

Dan terakhir yang paling penting adalah miliki standar kualitas ketika kamu bekerja.

Sudah segitu saja ya artikel kali ini, jika kamu suka saya minta tolong dong buat share artikel ini di media sosialmu ya.

Artikel ini berkaitan dengan Panduan Menjadi Ahli di Bidang Apapun, silakan dibaca ya.

You may also like...

3 Responses

  1. Hastira says:

    setuju, makasih sharingnya

  2. Mau tanya, Kang Zaki. Kalau ada orang bisa melakukan keterampilan, punya kebisaan tapi malu memperlihatkan ke publik, itu gimana ya? Pengennya bisa berkembang tapi malu2 kucing 😁 Anakku bisa piano, melukis dll tapi ga mau main socmed, kumaha atuh solusina? Nuhun 😊

    • Halo mbak Nurul, wah kalau anak-anak mah jangan disuruh main medsos dulu, jelek buat perkembangan psikis-nya, bisa bikin depresi, dan lain-lain. Minimal SMA baru boleh main medsos, mentalnya udah mulai punya filter soalnya kalau sudah SMA.
      Kalau anak-anak mah memang periode coba-coba dulu di remaja mah, soalnya nanti yang akan menentukan konsistensinya dalam berkarya. Jadi biarin dulu aja sekarang mah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *