Panduan Untuk Menjadi Suhu (Expert) Di Bidang Apa Pun

Untuk menjadi seorang master, suhu, expert, atau apa pun sebutan lainnya maka kamu memerlukan apa yang namanya mastery atau penguasaan sebuah bidang yang spesifik.

Jika kamu melihat berbagai macam ahli di bidangnya seperti gamers, fotografer, penulis, jurnalis, dan lain sebagainya, kamu akan melihat bahwa mereka merupakan seorang yang sangat ahli di bidangnya.

Sebut saja Darwis Triadi di dunia fotografi, Najwa Shihab di Jurnalistik, Ari Lasso di dunia musik, dan banyak lagi. Mereka kita kenal karena sangat ahli di sebuah bidang dan karena itu kita menghormati mereka.

Ada juga dari beberapa ‘suhu’ ini yang kita kenal sebagai orang yang multitalenta, memiliki skill yang bermacam-macam, ada yang bisa menggambar juga, motret juga, melukis juga, dan lain-lain. Hal itu wajar, namun mereka kita kenal pertama kali karena memiliki keahlian yang spesifik di satu bidang.

Buat orang-orang biasa seperti saya tak memiliki keahlian apa pun yang menonjol, kita bertanya-tanya apakah kita bisa melakukannya? Mencoba menguasai suatu bidang hingga menjadi suhu di dalamnya.

Semua itu dimulai dari memahami kalau…

Bakat tidak menentukan kesuksesanmu

Kutipan tentang keahlian atau suhu atau ahli atau expert dari Henri Cartier-Bresson
Henri Cartier-Bresson adalah tokoh legendaris di dunia fotografi dan dia bilang 10.000 foto pertamamu, meskipun cukup bagus mungkin tetap adalah yang paling buruk.

Dalam sebuah video di Youtube yang diunggah oleh Jordan Peterson, seorang profesor dan psikologi klinis dari University of Canada, menyebutkan bahwa IQ bisa memprediksi seberapa cepat kamu akan menguasai sebuah pekerjaan namun ia tidak bisa memprediksi seberapa bagus kamu akan menjalankan pekerjaan tersebut.

Hal ini juga didukung oleh Benjamin Bloom, seorang peneliti pendidikan yang mempelajari 120 orang sukses. Mereka merupakan atlet, pemahat, peneliti, dan orang sukses di bidang lainnya. Dalam bukunya, Mindset: The New Psychology of Success menyebutkan kalau prediksi kesuksesan seseorang merupakan karena komitmen dibanding bakat.

Sulit menentukan seorang sukses jika melihat masa remajanya saja. Bejamin Bloom menyebut kalau yang membuat seseorang sukses adalah motivasi dan komitmen terus menerus, dan jejaring orang yang mendukung mereka.

Jadi untuk menjadi sukses, kamu memerlukan komitmen dan motivasi untuk terus melakukannya.

Jika kamu mencoba sesuatu yang baru, lalu kamu merasa senang karena melakukannya berarti kamu mencoba cara yang salah.

Orang memerlukan waktu 50-80% tingkat keberhasilan dalam mencoba sesuatu yang baru. Jika tidak maka dia akan frustasi .

Para atlet top tidak merasa senang karena mereka berlatih namun mereka ingin memiliki kelebihan dibandingkan lawannya.

Dan jika bicara tentang area kreatif seperti musisi, maka hal yang lebih penting adalah tentang pengalaman yang diberikan. Seperti konsep apa yang ditawarkan dalam performa di panggung nanti.

Makanya jalan untuk menjadi sebuah suhu itu sulit. Untuk itu kamu memerlukan komitmen dan latihan untuk menguasai sebuah bidang.

Latihan selama 10.000 jam atau 10 tahun

Untuk menguasai suatu bidang memerlukan latihan yang tak sebentar. Ya, wajar kan….

Namun menurut Malcolm Gladwell di bukunya Outliers, untuk bisa menguasai suatu bidang dan menjadi suhubes di situ, kamu memerlukan 10.000 jam waktu latihan.

ilustrasi jika kamu melakuan 1% lebih baik setiap hari dalam satu tahun
Ini ilustrasi jika kamu mencoba jadi lebih baik 1% setiap harinya dalam setahun.

Latihan 10.000 jam mirip dengan infografis di atas. Lebih baik 1% setiap harinya.

Namun 10.000 jam atau 10 tahun itu hanya angka ‘kira-kira’, karena untuk beberapa bidang seperti lukisan dan pahatan ternyatan hanya memerlukan waktu 6 tahun atau sekitar 6000 jam untuk menguasai keahliannya.

Ini berbeda untuk bidang lainnya.

Namun tidak hanya sekedar latihan yang itu-itu saja, kamu juga memerlukan apa yang dinamakan sebagai deliberate work, yaitu kamu akan memberikan yang terbaik dalam semua latihan itu.

Contohnya seperti ini, kamu mencoba belajar menguasai edit foto di Photoshop.

Maka kamu akan berlatih edit berbagai macam foto, mungkin bisa sampai edit sampai dengan 5.000 foto untuk bisa menguasai editan itu.

Kamu belajar dari fotografer dan digital artist yang sudah terkenal di Youtube, Instagram, dan Pinterest. Kamu juga mencari bahan di Youtube dan blog.

Dalam setiap proses edit foto kamu mencoba memberikan yang terbaik, tidak asal beres atau jadi. Kamu mencoba memberikan kualitas terbaik per fotonya itu.

Jika kamu bisa melakukan ini selama 10.000 jam secara konsisten, maka kamu akan bisa menjadi suhu besar di bidang editan foto.

Ketahanan banting adalah hal utama dalam menapaki jalan menajdi suhu

Jika kamu akan melakukan hal yang sama selama 10.000 jam maka kamu memerlukan keteguhan hati untuk melakukannya.

Apa yang membedakan seorang profesional dan amatir?

Dalam kondisi apapun, seorang profesional akan melakukan pekerjaannya. Tidak peduli apakah dia sedang sakit hati, ngambek, sedih, atau bahkan lagi bokek. Profesional datang dan mengerjakan apa yang sudah dijanjikan olehnya.

Berbeda dengan amatir yang tidak memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan pekerjaan.

Komitmen diperlukan untuk keteguhan untuk melakukan kegiatan tersebut setiap hari..

Saya juga mencoba untuk konsisten menulis setiap hari di saat menulis artikel ini.

Baca juga: Panduan Mengubah Kebiasaan Buruk

Kritis terhadap karya sendiri

Hal yang membedakan antara seorang master ialah dia sangat kritis ketika melihat karyanya sendiri.

Jika kamu memperhatikan manga karya Eichiro Oda, kamu akan bisa melihat perkembangannya dari saat sebelum dia membuat One Piece.

Kritis terhdap karya sendiri jadi penting ketika kamu ingin menapaki jalan untuk menjadi seorang suhu.

Fokus pada perkembangan

Untuk menguasai sebuah bidang secara menyeluruh, maka kamu memerlukan perkembangan.

Jika kamu sudah berlatih dan hasil karyamu begitu-begitu saja, maka ada yang salah dalam metode latihanmu.

Untuk itu kamu memerlukan tujuan yang jelas dan carilah apa hal yang bisa kamu kembangkan dalam menguasai bidang itu.

Jika bicara soal photoshop mungkin bukan kemampuanmu untuk memahami teknik editing tapi ternyata kamu lebih memerlukan ide tentang pesan apa yang ingin kau sampaikan pada penikmat karyamu.

Kamu harus bisa mencari hal apa yang bisa kau kembangkan dalam menguasai suatu bidang ini.

Melatih kualitas dengan sengaja

Untuk bisa menguasai sebuah bidang sebagai suhubes, maka kamu perlu mengembangkan kualitas karya di bidang tersebut. Kamu bisa mencapainya dengan mengatur sebuah goal (tujuan), membuat latihan senyata mungkin, dan mungkin terima feedback (umpan balik).

Untuk baca lebih lanjut tentang 10.000 jam latihan untuk keahlian kamu bisa baca buku Malcolm Gladwell Outliers.

Baca juga: Keahlian Yang Membuatmu Mendapatkan Uang

Kesimpulan

Untuk menjadi suhubes tidak mudah, kamu akan menghadapi banyak rintangan dan kegagalan dalam mencapainya.

Latihan berat selama 10.000 jam tentu akan membuatmu stress namun akan membawa kebahagiaan dalam jangka panjang.

Menjadi seorang ahli dalam suatu bidang membuatmu memiliki nilai tambah bagi orang lain. Untuk itu menjadi suhubes itu penting karena bisa membuat hidupmu berisi dan bermanfaat.

Jika kamu menjadi seorang ahli akan lebih mudah bagimu mendapatkan pekerjaan, klien, atau bahkan pasangan.

Ketika hidup ini pilihan, begitu juga dengan menjadi seorang master. Ia adalah pilihan aktif yang musti kau pilih.

Dan jika kau memilihnya maka untuk mendapatkannya kamu harus memiliki komitmen, tahan banting, dan selalu mencari kualitas dalam membuat karyamu semakin baik.

Jangan lupa langganan emailmu di sini, nanti akan ada pengusaha lainnya.

You may also like...

2 Responses

  1. jajangtea says:

    Nice blog, artikelnya sangat bermanfaat, kunjungi juga
    gotechnoplus-blogspotcom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *