Manfaatkan Waktu Luang Untuk Menggapai Tujuan Hidupmu

Latihan dan jam terbang itu penting untuk menambah keahlian dirimu. Hal ini bahkan bisa membuat dirimu memiliki nilai tambah yang bisa membawakanmu lebih banyak uang. Namun di tengah sibuknya dirimu karena pekerjaan dan belajar, maka kamu harus bisa memanfaatkan waktu kosong untuk menggaopai tujuanmu dengan lebih baik.

Pekerjaan saya dulu adalah sebagai social media specialist yang pekerjaannya adalah membuat konten untuk akun media sosial klien-klien dari kantor. Dalam pekerjaan itu saya sering mendapati bahwa pikiran saya blank ketika menatap laptop.

Saya benar-benar tidak bisa memikirkan apa-apa.

Ternyata banyak juga orang yang seperti ini dan memang ada cara bagaimana agar tidak usah punya memikirkan blank.

Mari kita lihat saran apa saja yang tersedia untuk menghadapi keadaan ‘blank’ ini.

Mempersiapkan Dari Malam Sebelumnya

Salah satu buku yang membahas adalah karangan Tim Ferris penulis buku 4 Hours Work Week, yang merupakan salah satu buku bisnis dengan penjualan terbaik.

Dalam buku itu Tim Ferris bilang untuk mencapai tujuan dalam hidupmu, kamu hanya perlu bekerja 4 jam dalam seminggu.

Dalam sebuah wawancara di Youtube dia bilang kalau agar kamu bisa bekerja tanpa ada blank, kamu harus mempersiapkan sebelumnya, apa saja masalah yang ingin kau bereskan besok, apa saja yang ingin kau kerjakan besok, dan lain sebagainya.

Lalu siapkan catatan dafar hal yang akan kau kerjakan besok selama empat jam tersebut.

Setelah saya coba hal ini memang berpengaruh, waktu saya ‘blank’ memikirkan ide jadi lebih pendek. Saya tidak lagi berpikir tentang mau menulis apa, tapi lebih memikirkan untuk bagaimana menulis ide yang sudah saya tuliskan di catatan tersebut.

Produktivitas waktu saya bekerja semakin baik.

(Untuk tips lain seputar produktivitas kamu bisa baca di sini ya)

Hal-hal Bermanfaat untuk Menaikkan Produktivitas

Jika kamu berprofesi sebagai penulis profesional seperti saya, entah dalam bidang pemasaran, iklan, sastra, jurnalitisk, dan lain sebagainya maka membaca banyak buku adalah kewajiban.

Salah satu pekerjaan saya sebagai seorang SEO dan Content Strategist adalah melihat konten dari para pesaing bisnis klien saya. Hal yang saya temukan adalah gaya menulis, cara penulisan, dan kualitas tulisan hampir sama semua dan ini terjadi di semua niche atau industri.

Hal yang menarik karena rata-rata tulisan yang beredar di internet ditulis dengan optimasi SEO yang serupa. Hampir tak ada perbedaan, secara brand voice tak ada yang berbeda dari tulisan blog ini.

Hanya segelintir blogger dan penulis profesional yang berbeda, ini di luar para jurnalis dari media terkemuka seperti Majalah Tempo, Kompas, Tirto, dan lain-lain.

Dugaan saya mengapa hal ini terjadi adalah karena para penulis ini kurang membaca buku, mereka hanya membaca buku sedikit saja.

Kebiasaan yang saya sedang coba tumbuhkan adalah membaca buku setengah jam setiap harinya, selain menulis dua jam tiap pagi.

Hal ini sangat menambah wawasan saya sebagai seorang penulis yang berkecimpung di bidang pemasaran.

Selain itu banyak juga medium konten lain seperti podcast dan video yang bisa kamu konsumsi untuk menambah wawasanmu.

Kenapa ini berhubungan dengan memanfaatkan waktu luang?

Ini karena selain terus menulis kau juga harus membaca agar menambah wawasan dan membuat tulisan lebih berbobot.

Selain sebagai referensi, membaca buku juga akan menambah pemahamanmu tentang berbagai hal dan ini akan kau perlukan jika ingin menjadi seorang seniman yang bisa menggambarkan kehidupan dengan karyanya.

Lalu bagaimana dnegan istirahat?

Istirahat vs Rasa Penasaran

Saya pribadi adalah seorang yang digerakkan oleh rasa penasaran. Misalnya ketika mencoba belajar tentang Social Media Marketing & Management saya akan mencari buku, artikel, atau podcast dari orang yang media sosialnya saya kagumi.

Sering sampai bergadang karena terus mencari informasi ini, saya terobsesi dengan bagaimana saya bisa mendapatkan ilmu yang memberikan saya kelebihan dibandingkan rekan sejawat.

Di sisi lain istirahat juga penting, dimana kamu harus mengatur waktu agar produktivitas tak terganggu, kebanyakan bergadang memang membuat saya telat datang ke kantor.

Solusi yang saya temukan adalah membatasi diri, kapan waktu yang bisa digunakan untuk bekerja dan menimba ilmu dan kapan waktunya istirahat.

Contohnya jika besoknya ada meeting, maka saya akan tidur cepat dan membaca lebih sebentar dan tak membuka internet atau media sosial.

Ini yang saya lakukan.

Ya memang kadang tetap telat juga sih karena saya memang orangnya tidak terlalu teratur.

Namun, yang harus diingat pada waktu seperti ini adalah tidak ada formula pasti, sedikit dengan sedikit menyesuaikan dengan keadaan tapi tentukan prioritas untuk tujuan jangka panjangmu.

Sedangkan untuk kondisi dan tujuan jangka pendek kamu bisa menyesuaikan.

Rangkuman

Agar pikiranmu tidak ‘blank’ ketika mengerjakan sesuatu maka siapkanlah dari malam sebelumnya. Ini akan membantu pikiranmu lebih terarah karena kau tidak lagi mencari ide.

Membaca buku itu penting menambah wawasan dan memperdalam pemahamanmu tentang banyak hal dan ini akan sangat membantumu dalam pekerjaan atau mengerjakan karya.

Satu-satunya hal yang bisa membuatmu bisa menentukan kapan istirahat dan belajar adalah dengan terus-terusan menyesuaikan keadaan. Menentukan lewat prioritas bedasarkan tujuan jangka panjangmu adalah yang terbaik.

Bacaan lain untuk mengembangkan diri:

Panduan Menjadi Ahli Di Bidang Apapun

5 Tahap Mencapai Cita-Cita Menurut Sains

Panduan Membuat Lebih Banyak Karya Berkualitas Dengan Konsisten

Cara Efektif Melawan Distraksi Menurut Neuroscience

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *