Capai Masa Depan Cerah Dengan Berpikir Jangka Panjang

Ada dua jenis pemikiran yang membuat kita bertahan hidup, yaitu pemikiran jangka panjang dan pemikiran jangka pendek. Keduanya pun penting untuk keberlangsungan hidup kita. Sudah begitu dari zaman nenek moyang kita.

Sebagai mamalia kita sangat hebat dalam merespon kondisi atau sesuatu yang terjadi, apalagi jika sesuatu itu membahayakan kita. Pikiran kita langsung bereaksi.

Kamu melihat api di lemari. Otakmu pasti langsung bereaksi. Kamu akan melakukan sesuatu dengan cepat untuk memadamkan api itu atau mungkin kamu panik sebentar, tapi tetap, akan bertindak.

Ini pemikiran jangka pendek dari otak kuno yang memang beradaptasi untuk menjaga keberlangsungan kita.

Namun yang membedakan otak manusia dengan binatang lain adalah kemampuan untuk melihat dan merasakan masa depan sebagai sesuatu yang kita alami sekarang.

Contohnya seperti ini, kamu melakukan kesalahan dalam pekerjaan, kamu baru sadar setelah pulang ke rumah.

Tiba-tiba ada pesan dari bos di kantor yang mengatakan bahwa kamu melakukan kesalahan dan besok kalian akan berbicara empat mata.

Sekarang kamu merasakan kekhawatiran, kamu menjadi risau. Anxiety sudah menyelubungi dirimu. Seakan-akan yang terjadi pada dirimu besok sedang kau alami sekarang.

Padahal kamu belum tahu besok itu bosmu akan marah atau hanya sekedar menegur.

Ini adalah keadaan otak yang khas manusia.

Coba sekarang lihat kucing peliharaanmu, dia tetap saja berak di luar kotak pasirnya. Lalu kabur setelah kamu mendekatinya dengan agresif. Perilaku si kucing bahkan bisa berulang-ulang.

Berpikir Secara Jangka Panjang

Ketika berpikir secara spontan dan jangka pendek menunjang keselamatan hidup kita, maka berpikir secara jangka panjang bisa membuat hidup lebih berkembang sesuai dengan yang kamu cita-citakan.

Berpikir secara jangka panjang adalah tentang memikirkan apa saja yang bisa kamu lakukan dalam jangka waktu lama.

Misalnya bagaimana kamu bisa memiliki rumah dalam jangka waktu 5 tahun atau bagaimana kamu bisa menulis tiga buku dalam waktu lima tahun.

Berpikir untuk jangka panjang dimulai dari tujuannya dulu.

Kemudian pikiranmu akan melayang jauh mencari cara bagaimana kamu bisa mencapai tujuan tersebut.

Proses Mencapai Sesuatu

Semua orang memiliki cita-cita, entah itu memiliki sesuatu atau mengerjakan dan menyelesaikan sesuatu.

Jika kamu benar-benar menginginkan sesuatu itu kamu akan mencari cara bagaimana mencapainya.

Misalnya kamu menginginkan membeli rumah dalam beberapa tahun ini. Lalu kamu akan melihat apa tantangannya.

Misalnya penghasilanmu kurang untuk DP rumah tersebut.

Berarti kamu harus menaikkan pendapatan agar jumlah uang yang kau tabung semakin besar dan jangka waktu yang kau butuhkan untuk mendapatkan DP bayar rumah kamu bisa capai.

Oke, jalannya sudah keliatan, sekarang kita masuk ke bagian sulit.

Bagaimana kita bisa menaikkan penghasilan. Ini yang sulit.

Membagi Rencana Jangka Panjang ke dalam Beberapa Rencana Jangka Pendek

Jika kita dihadapkan kepada sebuah masalah yang rumit seperti menambah penghasilan atau menambah skill tentu kamu akan mencari cara menyelesaikannya.

Masalah rumit seringnya terdiri dari masalah-masalah lebih sederhana.

Contohnya adalah ketika nilai akademik rendah dan kamu pikir kamu pikir hal itu disebabkan kamu terlalu malas untuk belajar dan mengerjakan tugas.

Nah, kemalasan itu sebenarnya masalah rumit dan kamu harus melakukan beberapa trik untuk menguranginya.

Salah satu masalahnya adalah bisa kamu pecah. Misalnya kamu mudah terdistraksi karena notifikasi hp selalu masuk ketika kamu akan belajar.

Jika ini salah satu penyebabnya berarti kamu harus mematikan hp atau menggunakan airplane mode ketika belajar.

Di sisi lain kamu tak meluangkan waktu khusus untuk belajar. Nah, ini sangat mungkin jadi penyebab kemalasannya juga.

Baca juga: 7 Cara Untuk Membuat Dirimu Makin Produktif

Padahal mungkin kamu hanya perlu dua jam sehari untuk belajar saja agar nilaimu naik. Namun penting di waktu ini kamu tak melakukan apa-apa selain belajar. Jadi jangan buka media sosial atau web. Singkirkan semua yang mengalihkan perhatian.

Secara jangka panjang hal ini akan membuatmu lebih baik di semester berikutnya.

Jadi untuk lebih efektif mencapai keinginanmu kamu perlu untuk mengidentifikasi, yaitu menemukan apa saja halangan untuk mencapai tujuanmu.

Pemikiran jangka panjang harus dibagi ke beberapa pemikiran jangak pendek yang bisa kamu lakukan setiap hari.

Sekarang apa tantangan melakukan semua ini?

Ketidakpastian Dalam Jangka Panjang

Prof Richard Thaler menyebutkan untuk rencana jangka panjang kita sulit menilai yang kita lakukan itu baik atau buruk karena tidak adanya feedback atau umpan balik untuk menilai apa yang kita kerjakan sudah benar atau belum.

Namun jika bicara menambah penghasilan maka ada banyak bahan yang bisa kamu pelajari. Salah satunya adalah buku Mendaki Tangga yang Salah karangan Eric Barker.

Dalam buku itu menyebutkan kalau berjejaring (networking) adalah salah satu hal yang akan bisa membuatmu sukses.

Ini ciri-ciri, promosi di kantor ke jabatan yang lebih tinggi juga akan membuatmu memiliki lebih banyak pendapatan.

Lalu bagaimana jika kamu adalah seorang pengusaha?

Bisa jadi pengembangan produk yang lebih bagus, kampanye pemasaran dan iklan yang lebih efektif, dan seterusnya. Ada banyak hal yang akan bisa menaikkan pendapatanmu untuk mengisi rumah.

Namun, hal paling penting adalah membiasakan menabung meskipun penghasilanmu sedikit.

Banyak hal ini bisa meminalisir kemungkinan gagal dalam jangka panjang, namun tak ada cara atau kerangka berpikir yang benar-benar pasti akan membuatmu sukses menambah pendapatan.

Kemungkinan besar kita memiliki kesempatan, keadaan, dan kesulitan yang berbeda-beda dalam menambah penghasilan.

Lalu adakah hal yang kita bisa lakukan secara jangka panjag ini?

Mari saya kenalkan dengan namanya konsep Behavioral Economy yaitu Delayed Gratification Dalam bahasa indonesia Delayed Gratification berarti kenikmatan yang tertunda.

Membeli barang memang membuatmu otakmu menciptakan dopamin yaitu zat kimia yang menyebabkan rasa senang.

Namun jika kamu terlalu konsumtif, maka itu akan buruk untuk rencana keuanganmu secara jangka panjang.

Nah, di sinilah kamu harus bisa menunda kenikmatanmu.

Kamu harus secara aktif mengingatkan diri jika kamu menabung ada kenikmatan yang lebih jika kamu menunda kenikmatan membeli headset mahal di toko online.

Proses mencapai ini tidak mudah tapi kamu bisa melatih ini secara jangka panjang.

Oke, sekarang kita rangkum ya.

Rangkuman

Berpikir jangka panjang itu penting untuk membuat kehidupanmu lebih baik, namun kamu juga harus mencari cara tahapan apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuanmu secara jangka panjang.

Kamu harus langkah demi langkah untuk mencapainya.

Menunda kenikmatan dari hal-hal yang tak bermanfaat untuk mencapai tujuanmu secara jangka panjang juga penting. Kamu harus bisa menahan diri.

Nah, sekarang tolong share artikel ini ya. Boleh di media sosial atau via Whatsapp. Lumayan bikin semangat saya nih untuk terus menulis konten di blog pribadi ini.

Baca juga: Panduan Membuat Kebiasaan Baik

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *