5 Tahap Mencapai Cita-Cita (Goal) Menurut Sains

Kita semua pasti memiliki cita-cita atau goal, sebuah tujuan kemana kita akan pergi dalam hidup. Terkadang usaha kita tak sepenuhnya akan berhasil, banyak juga yang gagal. Namun di era digital ini peluang masih terbuka luas untuk kamu yang mau beradaptasi.

Jadi apa yang harus kamu lakukan?

Langkah pertama yang harus kamu ambil ya tentu saja menuliskan tujuanmu (goal). Namun setelah menuliskannya ada beberapa trik juga yang harus kamu pahami.

Dalam penelitian yang dilakukan tentara Amerika menunjukkan kalau goal setting (cara menuliskan goal), salah satu dari empat cara yang digunakan oleh Navy Seal untuk menaikkan tingkat kelulusan dari 25% ke 33%, ini juga membuat dirimu makin senang.

Lalu apa langkah selanjutnya?

1. Tutup Mulut, Jangan Bicarakan Cita-Citamu

Jika kamu diam saja dan tak bilang kepada orang lain apa tujuanmu itu, maka kamu lebih mungkin bisa mencapainya.

Menurut Danielle Coyle, penulis buku The Little Book of Talent: 52 Skill To Improve Your Life.

“Meskipun menggoda untuk mengumumkan tujuan besarmu, namun lebih pintar jika kamu tak membicarakannya. Pada tahun 2009 di New York diselenggarakan sebuah penelitian, 163 subjek diberikan proyek sulit dan diberikan waktu 40-45 menit untuk menyelesaikannya. Setengah dari Subjek itu disuruh untuk mengumumkan goal nya, lalu sebagian disuruh diam. Mereka yang mengumumkan goal hanya bekerja setelah 33 menit, sedangkan mereka yang diam tetap bekerja selama 45 menit dan masih termotivasi setelah penelitian ini selesai. – Mengatakan pada orang lain tentang goal-mu membuatnya makin sulit jadi kenyataan, karena menciptakan kepuasan di alam bawah sadar, membodohi otakmu dengan membuatnya berpikir kalau goal itu sudah tercapai. Dengan tidak membicarakan goal besarmu, adalah salah satu cara paling pintar untuk mencapainya.”

Danielle Coyle

JANGAN BERFANTASI SUDAH MENCAPAI GOAL. Berpikir untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan mencapai cita-cita lebih mungkin membuatmu sukses mencapainya.

Baca juga: Meningkatkan Nilai Jual Dengan Keterampilan Baru

2. Jadikan Bekerja Demi Cita-Cita (Goal) Yang Menyenangkan

Orang biasanya akan lebih bahagia ketika pekerjaan mereka sesuai dengan arah cita-citanya. Artinya kegiatan jangka pendek dan jangka panjang untuk mencapai cita-cita itu sesuai.

Ketika pekerjaan jangka pendekmu menyenangkan maka lebih mungkin kamu akan mendapatkan hasil yang lebih baik dalam mencapai cita-cita itu.

Sebuah kutipan dari buku The Happiness Hypothesis: Finding Modern Truth In Ancient Wisdom.

Psikolog Ken Sheldon dan Tim Kasser menemukan bahwa orang yang sehat secara mental sehat dan bahagia memiliki ‘vertical coherence’ dalam mencapai cita-cita mereka. Yaitu cita-cita jangka panjang dan jangka pendek yang sesuai, sehingga melakukan kegiatan  jangka pendek ini juga membantu mereka mencapai cinta-cita jangka panjangnya.

Jonathan Haidth

Lalu bagaimana kamu tahu apa kegiatan jangka pendek yang bisa membantumu mencapai cita-cita itu?

Mari kita pelajari apa yang namanya WOOP.

3. WOOP

WOOP adalah singkatan dari:

  • Wish (Keinginan/Cita-cita)
  • Outcome (Hasil)
  • Obstacle (Halangan)
  • Plan

WOOP ini digagas oleh seorang penulis bernama Gabriele Oettingen dalam buku Rethingking Positive Thinking: Inside The New Science of Motivation

Wish

Memiliki sikap positif untuk mencapai cita-cita akan membuatmu lebih mungkin mencapai cita-citamu, sikap negatif seperti malas atau pemikiran negatif lebih mungkin membuatmu tak dapat menyelesaikan cita-cita itu atau bahkan tidak memulai mengejarnya.

Ketika kamu berkhayal kalau kau sudah sukses sebenarnya malah membuatmu makin sulit mencapai cita-citamu.

Dalam bukunya, Gabriele Oettingen bilang:

Lagi dan lagi, membuatku kaget pertama kali, hasilnya selalu sama. Khayalan yang positif, keinginan, dan mimpi yang lepas dari penilaian pengalaman masa lalu tidak berubah jadi motivasi atau energi yang membuat hidup lebih bermakna, hasilnya malah sebaliknya.

Sekali lagi, ketika kamu bilang cita-citamu maka otakmu malah menganggap kalau kamu sudah mencapai cita-cita itu.

Begitu juga dengan berkhayal dan bermimpi.

Buku The Secret ternyata tidak benar.

Jadi kenapa hal itu kita lakukan? Karena memang terasa enak bermimpi kalau kau telah sukses, namun kenyataannya hal ini malah menjauhkan cita-citamu dan ada sederet penelitian yang mendukung hal ini.

Cobalah Mendapat Hasil Yang Spesifik

Ketika kamu berkembang maka ada beberapa hal berbeda yang bisa kamu rasakan dan lihat. MIsalnya ketika kamu ingin lebih banyak uang, maka mungkin kenaikan gaji di tempat kerja jadi sesuatu yang bisa kamu rasakan dan ukur.

Begitu juga dengan berwirausaha, kamu mungkin mendapatkan penjualan yang lebih banyak.

Jika kamu memiliki hasil yang spesifik untuk menunjukkan apakah kamu lebih mendekati cita-citamu maka perjalanan dalam meraih cita-cita ini semakin jelas.

Lalu sekarang kita harus memikirkan tentang tantangannya.

Baca juga: Skill Yang Membuatmu Mendapatkan Uang

Bayangkan Halangan Mendapatkan Cita-Cita

Kita ingin hidup dengan lebih baik bukan, sekarang pikirkan apa yang menghalangimu untuk mendapatkan cita-citamu tersebut?

Begini, ada sebagian orang yang ketika memikirkan halangan dalam mendapatkan cita-cita mereka malah jadi bersemangat untuk mengejarnya, namun sebagian lagi malah mundur dari mengejar cita-cita ini. Mengapa?

Ketika membayangkan halangan menuju cita-citanya orang yang jadi tidak bersemangat dan ragu untuk mengejarnya menyadari kalau cita-cita mereka tak realistis. Gabriele Oettingen menyebut ini sebagai “Mental  Contrasting.”

Mental Contrasting ini sebenarnya luar biasa, kenapa?

Alasannya adalah orang jadi menyadari cita-cita mana yang layak dikejar dan yang tidak. Selain itu menjadikan semangat untuk mereka.

Sekarang coba bayangkan ini, apa halanganmu untuk mendapatkan penghasilan 60 juta per bulannya?

Coba jabarkan apa saja halangannya dalam mendapatkan penghasilan sebesar itu.

Jika kamu tidak bersemangat dalam mengejarnya maka mungkin mendapatkan penghasilan sebesar itu tidak realistis untukmu.

Sekarang coba bayangkan halangan untuk mendapatkan penghasilan 30 juta per bulannya. Kalau kamu masih tidak bersemangat berarti ini masih ketinggian.

Turunkan lagi jadi 15 juta, sekarang apa kamu sudah bersamangat untuk mengejar cita-cita berpenghasilan sebesar ini?

Jika 15 juta masih terlalu tinggi, membuatmu tidak semangat turunkan lagi.

Tiap orang memang memiliki cita-cita penghasilan bulanan yang berbeda-beda. Ini wajar, namun kuncinya adalah bagaimana mendapatkan cara realistis untuk mencapai cita-citamu.

Buat Rencana Untuk Mencapai Cita-Citamu

Mental contrasting sangat kuat hingga membuat cita-cita dan kenyataan semakin dekat.

Mempertanyakan cita-citamu sebenarnya bisa membuatmu memikirkan bagaimana cara mencapainya. Misalnya kamu mempertanyakan apakah bisa membangun bisnis dengan keuntungan 60 juta per bulannya?

Jika menurutmu bisa, kamu harus memikirkan apa saja produk yang kau jual, channel mana yang kau gunakan untuk pemasarannya, dan seterusnya.

Pertanyaan ‘apakah bisa?’ sebenarnya akan membantumu membuat rencana.

Dan rencana ini akan membantumu lebih produktif, mengalahkan stres, dan membuatmu lebih bahagia.

Baca juga: Panduan Untuk Menjadi Suhu Di Bidang Apa Pun

Rangkuman

Sekarang coba kamu lakukan metode ini. Gunakan WOOP untuk mencapai cita-citamu. Membaca itu tidak sama dengan melakukan.

Hal yang kamu tahu belum tentu bisa kamu lakukan.

Jadi sekarang tuliskan cita-citamu, tapi tutup mulut yah, jangan bilang-bilang sama orang lain, bahkan orang tua.

Kemudian lakukan WOOP.

  • Wish, Apa Cita-citamu
  • Outcome, apa hasilnya jika kamu berhasil mencapai cita-citamu
  • Obstacle, apa saja halangan untuk mencapai cita-cita itu
  • Plan, Buatlah rencana setelah memahami hasil dan apa saja halangannya

Ya selamat mencoba kawan.

Oh iya, kalau boleh tolong share artikel ini ya, supaya manfaat artikel ini bisa lebih tersebar. Terimakasih

Share

You may also like...

2 Responses

  1. Rahman says:

    Tulisan yang sangat inspiratif dan membuka pemikiran saya. Terima kasih karena telah menghadirkan tulisan ini dan membuka cakrawala saya mas.

    Salam Hangat Rahman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *