10 Tahap Memahami Diri Sebagai Orang Kreatif (Seri Personality – Openness To Experience)

Apakah kamu orang yang memiliki banyak ide, tertarik dengan filosofi, memiliki minat kepada banyak bidang, dan sering penasaran kepada hal-hal baru? Kalau iya, kayaknya kamu itu adalah orang kreatif sama seperti saya.

Jika kamu orang yang memiliki kreativitas tinggi maka tampaknya kamu itu pintar dan memiliki IQ tinggi. Kemudian memiliki banyak skill (sama kayak saya), pasti kebanyakan anda yang baca artikel ini pasti belum kaya ya, sama sih kayak saya.

Selain ada keuntungan menjadi orang yang memiliki kreativitas tinggi ada juga kelemahannya, di tulisan ini saya akan membahasnya.

Definisi Orang Kreatif

Dalam psikologi definisi orang kreatif adalah orang yang memiliki sifat (trait) Openness To Experience yang tinggi. Artinya ketika kamu imajinatif, memiliki rasa penasaran yang tinggi, juga menyenangi hal-hal baru, serta tertarik dengan ide, maka kemungkinannya kamu adalah orang memiliki Openness to Experience yang tinggi.

Eh, tahu gak anda kalau Open people (singkatan buat orang yang memiliki trait Openness to Experience) itu ada hubungannya dengan IQ, jika kamu bisa termasuk orang yang memiliki kreativitas tinggi, maka IQ kamu juga kemungkinannya tinggi. Begitu juga sebaliknya, jika kamu memiliki IQ tinggi maka kemungkinannya kreativitasmu juga tinggi (Menurut Dr. Jordan Peterson).

Definisi kreativitas tinggi ini kita ambil dari psikologi, khususnya Big 5 Personality (sering juga disebut FFM atau Five Factor Models) yang sudah teruji dan banyak penelitiannya.

Saya anggap anda setuju ya.

Lalu apa ciri-ciri orang kreatif?

Ciri-Ciri Orang Kreatif menurut aspek dari trait Openness To Experience adalah:

  1. Suka bermain (atau menganggap suatu hal sebagai permainan)
  2. Imajinatif
  3. Bisa hidup sebagai ambivert (kadang jadi introvert & ekstrovert)
  4. Cenderung berpikir liberal (jika dalam aspek liberalismenya tinggi)
  5. Suka mengekspresikan dirinya
  6. Memiliki rasa penasaran yang tinggi
  7. Ketertarikan pada banyak bidang
  8. Kemampuan untuk membayangkan gambaran mental yang tinggi

Ciri paling umum juga seorang yang sangat kreatif yang lain adalah ketertarikannya yang banyak dan rasa penasaran yang tinggi. Semakin tinggi kreativitas seseorang bisa diukur dari hal-hal yang sudah dicapainya.

Ada berbagai macam cara melihat dunia ini, orang yang sangat kreatif bisa melihat sesuatu dengan berbeda.

Bisa juga kamu melihat kreativitas seseorang dengan melihat apa saja yang sudah dikerjakan dan apa saja yang sudah dicapainya.

Openness & Intelek

pembagian Personality Orang Kreatif
Jika kamu kurang tertarik kepada seni mungkin kamu lebih suka dengan sains?

Trait Openness To Experience umumnya terbagi kepada dua hal, yaitu Openness & Intelek.

Openness adalah ketertarikan pada suatu yang estetik seperti seni rupa, musik, film, animasi, dan lain-lain. Dorongan ini dianggap para psikolog lebih condong ke Openness.

Dorongan lain yang lebih condong ke rasa penasaran untuk mempelajari hal-hal baru dianggap lebih condong ke intelek. (De Young, Peterson)

Orang yang lebih condong ke sisi intelek biasanya menjadi seorang penulis non fiksi, programmer, engineer, filsuf, dan hal lain yang berhubungan dengan ide abstrak atau mekanika sesuatu.

Kemampuan Orang Kreatif

Orang kreatif bisa menciptakan sesuatu yang baru dan berguna, juga memiliki kemampuan divergent thingking yang tinggi, dalam arti mereka bisa memiliki banyak ide untuk sebuah topik dalam jangka waktu yang pendek. Orang kreatif unggul dalam cara berpikir seperti ini.

Dalam dunia bisnis ini ada hubungannya dengan creative thinking, bagaimana satu ide bisa memberikanmu banyak ide lainnya. Dan menarik para pembuat iklan tv (TV Commercial) biasanya memiliki divergent thingking yang tinggi.

Untuk mengetahui apakah kamu adalah seorang yang kreatif bisa dengan tes berikut, apa penggunaan paling tidak biasa dan berguna untuk:

–          Pikirkan apa kegunaan Batu Bata?

Dalam sebuah penelitian para peserta ditanya apa ditanyakan kegunaan kaos kaki yang tidak biasa. Orang yang open-nya rendah menjawab untuk menhangatkan kaki, respon biasa. Di sisi lain para peserta penelitian yang memiliki tingkat Openness yang tinggi menjawab bisa digunakan sebagai filter saluran air.

Apa Manfaat Berpikir Kreatif?

Kepribadian itu filter dalam kamu melihat dan bersikap di dunia, orang kreatif memiliki pandangan yang berbeda dengan yang non kreatif.

Misalnya seorang musisi bernama Jacob Collier yang jenius dalam melodi memiliki pandangan kalau suara kelereng yang menggelinding di lantai rumah merupakan suara yang menarik.

Sumber dari NPR

Contoh lain adalah kamu bisa melihat karya Picasso, coba bayangkan kamu harus memandang dunia seperti apa hingga membuat sesuatu yang seperti ini:

Coba bayangkan orang harus melihat dunia seperti apa hingga menghasilkan lukisan seperti ini?

Baiklah ini adalah aspek estetika dari seseorang yang kreatif, adakah hal lainnya?

Steve Jobs, Bill Gates, Mark Zuckeberg merupakan ciri orang kreatif lainnya karena pada masanya mereka menawarkan sesuatu yang baru dan berguna.

Tebakan saya begitu juga dengan para pengembang Bitcoin dan DeFi (Decentralized Finance). Mereka adalah orang-orang yang menawarkan cara baru dalam bertransaksi dan ekonomi, jika teknologi mereka diterima akan membawa distrupsi besar untuk dunia.

Tingkat trait Openness yang tinggi akan membuatmu melihat dengan cara yang berbeda dengan mereka yang rendah. Lalu ini membawa saya ke poin berikutnya, apa pekerjaan yang cocok untuk orang kreatif?

Pekerjaan Yang Cocok Untuk Orang Kreatif

Tampaknya industri kreatif seperti periklanan, pemasaran, industri musik, film, dan bidang kreatif lainnya akan cocok dengan seorang yang memiliki kreativitas tinggi.

Namun tidak hanya terbatas kepada itu, buat orang kreatif yang lebih condong ke sisi intelek, maka peneliti juga bisa jadi sebuah pekerjaan yang cocok. Banyak dari profesor di berbagai kampus memiliki tingkat Openness yang tinggi.

Jadi kalau dibuat daftar pekerjaan yang cocok dengan orang kreatif akan jadi seperti ini:

  1. Pelukis
  2. Fotografer
  3. Film maker
  4. Musisi
  5. Peneliti
  6. Pembuat iklan
  7. Penulis
  8. Pemahat
  9. Pemasar (marketer)
  10. Arsitek aplikasi
  11. Desainer
  12. Dan seterusnya

Daftar di atas terlalu kecil untuk mencakup bagaimana orang menerapkan kreativitasnya ke dalam pekerjaan atau karya.

Intinya adalah pekerjaannya adalah menemukan cara melakukan yang baru atau cara melihat yang baru. Orang kreatif memandang dunia dengan berbeda dibandingkan mereka yang tidak kreatif.

Tantangan Bagi Orang Kreatif

Apa yang kita lihat di dunia sangat berbeda dengan orang yang non kreatif lihat, termasuk bahkan ke pandangan hidup atau filosofis kita sendiri dan sebagai orang kreatif kamu tidak bisa berhenti melakukan hal kreatif.

Jordan Peterson dalam kelasnya pernah bilang:

“Ketika orang kreatif berhentu melakukan sesuatu yang kreatif, mereka mejadi layu, kemudian mati.”

Jordan Peterson

Saya ada seorang teman sangat kreatif di bidang musik namun dia memilih bekerja sebagai sales penyewaan mobil. Namun karena kepribadiannya yang kreatif dia tetap harus mengerjakan sesatu yang kreatif.

Akhirnya ketika dia berhasil membeli rumah di sebuah perumahan baru dia membuat taman yang lengkap dengan tempat duduk dan tanaman hias, serta membuat tempat pembuangan sampah menjadi bangunan serba guna. Haloooo, bagi saya hal itu terlalu banyak pekerjaan.

Intinya dia tetap harus melakukan sesuatu yang kreatif.

Saya juga mulai membaca publikasi ilmiah, bertanya di grup Facebook & Quora menanyakan apa tantangan orang yang sangat kreatif?

Ini adalah layar tangkapan ketika saya bertanya di Quora apa tantangan bagi orang kreatif di tempat kerja. EQ di sini maksudnya adalah Kecerdasan Emosional (maksudnya personality). Lihat aslinya

Orang kreatif yang berada di tengah-tengah orang konservatif (biasanya rendah di Openness & Tinggi Conscientiousness) akan depresi.

Alasannya kamu selalu menyukai hal baru dan sangat mungkin akan melakukannya namun jika lingkunganmu adalah orang konservatif yang selalu mengikuti pakem dan sering menolak sebuah hal yang baru ini akan jadi tantangan yang sengit untukmu.

Masalah Identitias Komersil

Jadi apa yang bisa kamu lakukan untuk memulai mendapatkan uang?

Identitas komersil yang saya maksud di sini adalah apakah dirimu yang dikenal sebagai apa?

Misalnya mari kita lihat dua orang tokoh yang dari segi pekerjaan memang sangat kreatif. Yaitu Dimas Djay & Garin Nugroho.

Garin Nugroho kita kenal sebagai sutradara jenius dari Indonesia.

Dimas Djay kita kenal sebagai sutradara pembuat iklan yang lucu.

Saya tahu Garin Nugroho pernah membuat buku (yang masih bahas film sih) tapi saya tidak mengenal dia sebagai penulis.

Saya tahu Dimas Djay pernah menyelenggarakan pameran fotografi bersama Oscar Motuloh dan satu lagi (saya lupa…) tapi saya tidak mengenal Dimas Djay sebagai fotografer.

Identitas diri sebagai seorang profesional di satu bidang itu lebih memudahkan orang untuk mengenal dirimu.

Masalah orang kreatif dalam mendapatkan uang adalah kita memiliki terlalu banyak minat dan sering mengejar semuanya. Mari kita lihat apa saja yang sudah saya kerjakan 10 tahun belakangan ini:

  • Jadi fotografer
  • Jadi editor foto
  • Editor buku novel fantasi (penerbitan indie sih emang)
  • Jadi pembuat konten
  • Copywriter
  • content writer
  • Saat ini jadi pemasar profesional

Masalahnya adalah ketika otak manusia melihat terlalu banyak informasi maka otak akan mengacuhkannya supaya tak kewalahan.

Dalam personal branding maka hal paling jelek adalah dengan menambahkan asosiasi yang terlalu banyak. Seperti saya.

Orang akan kebingungan melihat zaki itu adalah orang seperti apa. Apakah fotografer, content writer, atau pemasar profesional? Saya harus bebenah diri dalam melakukan personal branding.

Adakah solusinya?

Melihat peluang membangun personal brand

Jika kita melihat kebanyakan orang yang dikenal ahli dalam sebuah bidang, hal yang mereka lakukan adalah dengan terus bergelut di satu jenis karya selama kebanyakan hidupnya.

Misalnya kebanyakan karya Dimas Djay yang kita kenal berupa iklan, begitu juga dengan Garin Nugroho yang karyanya adalah film. Intinya semakin lama kamu bekerja dalam sebuah bidang dan berkarya di sana akan membuat orang mengasosiasikanmu dengan bidang tersebut.

Oleh karena itu Dimas Djay sebagai sutradara iklan dan Garin Nugroho sebagai sutradara film.

Jadi bangun portofolio karyamu di sebuah bidang dulu, ini akan membuat orang lebih mudah mengenal dirimu.

Tantangan Bagi Orang Kreatif Dalam Bisnis & Karir

Sekarang bayangkan kamu berada di tempat kerja sebagai orang kreatif, sedangkan atasanmu sangat konservatif.

Kamu akan memiliki ide-ide baru untuk melakukan sebuah pekerjaan, namun atasanmu akan menolaknya karena kepribadian mereka yang konservatif.

Begitu juga ketika kamu menjadi seorang inovator dan mengembangkan sebuah produk baru. Misalnya kamu membangun sebuah produk yang akan mempermudah orang untuk diet. Terkadang kamu perlu melakukan hal ini sampai beberapa tahun sampai cara kamu diterima oleh mereka.

Membawa sebuah produk atau cara baru untuk melakukan sesuatu selalu memiliki resiko tidak dipercaya oleh orang-orang. Seringnya produk yang baik akan gagal dalam bisnis karena pasar tidak siap dengan produk baru itu.

Jika kamu adalah seorang musisi, lihat grafik berikut:

Masalah orang kreatif itu adalah tidak bisa berhenti menjadi kreatif. Meskipun kamu melihat grafik di dan merasa peluangmu kecil untuk bisa sukses di dunia musik, maka kamu akan tetap melakukannya. Sudah jadi jati diri kita.

Ini tantangan bagi orang kreatif.

Lalu apa selanjutnya?

Solusi Untuk Masalah Orang Kreatif

Jika kamu kesulitan memasarkan diri, kamu perlu belajar dari Seth Godin tentang pemasaran.

Jordan Peterson beranggapan kalau orang dengan kepribadian kreatif (openness yang tinggi) adalah high risk – high gain strategy.

Hanya sebagian orang kreatif yang sukses, namun ketika mereka sukses mereka jadi hypersuccessful, maksudnya ketika seorang kreatif sukses mereka jadi bagian dari 1% pemiliki kekayaan terbanyak.

Contohnya ada Bill Gates, Steve Jobs, Mark Zuckeberg dan lain sebagainya.

Melihat literatur psikologi dan ekonomi pun tampak sama suram, tidak ada alternatif atau cara pasti bagi seorang kreatif untuk sukses dalam bisnis atau pekerjaan.

Mungkin kita perlu melihat orang kreatif yang bekerja sebagai praktisi di berbagai macam industri.

Wawasan Dari Para Profesional Legendaris

Bill Gates dan Steve Jobs itu adalah orang yang bisa kita anggap sebagai seorang hypersuccesful, mereka adalah 1% dari orang kreatif yang sukses sekali.

Lalu buat kita yang biasa saja adakah yang bisa dilakukan?

Jika kamu sedang menciptakan produk atau teknologi baru untuk dijual kepada masyarakat maka kamu bisa membaca tentang teori adopsi inovasi yang diulas lebih dalam buku Crossing The Chasm karangan George A.A. Moore.

Di buku ini dibahas lebih dalam tahapan masyarakat mengadopsi teknologi baru, berapa lama, dan seberapa banyak.

Sedangkan buat kamu yang menjadi seniman yang membuat musik foto, video, ilustrasi, lukisan, pahatan, maka kamu perlu membaca Seth Godin This is Marketing & Tribes.

Kedua buku itu menyediakan wawasan bagaimana pemasaran bisa menolongmu untuk dikenal dan kamu bisa melakukannya secara organik (tanpa harus bayar iklan).

Lalu bagaimana dengan hubungan di karir di kantor?

Saran Di Tempat Kerja

Saya paham kalau tidak semua orang memiliki privilege dalam menentukan bisnis atau karirnya saja, terkadang kita perlu bekerja kepada orang lain untuk mendapatkan rezeki.

Namun, jika kamu orang yang memiliki kreativitas tinggi (yang juga cenderung memiliki IQ tinggi), maka kamu memerlukan kesabaran dalam menghadapi tempat kerja.

Apakah kamu kesusahan bangun pagi? Apakah kamu kesulitan mengikuti jadwal? Ya itu karena kebanyakan orang kreatif benci dengan rutinitas tapi harus tetap dipaksakan kalau mau dapet duit.

Terkadang kamu bisa frustasi karena melihat kekurangan dari sistem perusahaan tempat kamu bekerja atau cara bekerja atasan yang tak terlalu baik. Sulit memang menjadi orang kreatif dengan posisi di hierarki paling bawah.

Namun harus juga diingat jika kamu tak memiliki pemasukan bisa jadi kamu lebih stress daripada bekerja di tempat yang sekarang.

Untuk itu kamu harus sabar dan mengembangkan ketertarikan dan minatmu dalam bidang lainnya yang bisa kamu lakukan. Menurut Jordan Peterson:

“ Temukan tempat kerja yang bisa mengakomodir kebutuhan hidupmu tapi tetap jadikan ketertarikanmu sebagai pekerjaan sampingan.”

Jordan Peterson

Memang lelah jika akhir minggu pun kita harus tetap bekerja namun ini lebih baik dibandingkan tak punya kejelasan mendapatkan pemasukan dari mana.

Jangan lupa tes kepribadianmu di sini.

Kesimpulan

Untuk hidup dengan lebih baik kita perlu memahami diri sendiri dengan baik karena terkadang stress atau bahkan depresi bisa timbul karena kita tidak terlalu baik memahami diri sendiri.

Cara memahami diri sendiri yang paling baik adalah dengan menggunakan metode yang sudah teruji dan dianggap terbaik.

Cara memahami diri sebagai orang kreatif:

  • Pahami diri lewat Big 5 Personality
  • Ukur apakah kau termasuk orang yang kreatif atau bukan
  • Kamu tak bisa berhenti jadi kreatif
  • Kepribadian yang kreatif itu adalah High Risk High Gain Strategy
  • Cara pandang orang kreatif berbeda dengan mereka yang tidak kreatif
  • Hanya sedikit orang kreatif yang sukses (sekalinya sukses jadi hyper suksesnya)
  • Akan banyak tantangan untukmu baik sebagai seniman, pengusaha, maupun pekerja
  • Carilah ilmu sebanyak mungkin supaya kau bisa menjalankan kehidupan dengan lebih baik

Semoga artikel ini bisa membantumu untuk memahami diri sendiri sebagai orang yang kreatif dan juga bisa memberikan manfaat pada kehidupanmu.

Jika kamu belum melakukan tes kepribadian lakukan di bawah ini ya:

Baca juga tentang memahami Diri Sendiri Lewat Big 5 Personality

Referensi lain:

Plasticity, Healthy Aging, and Interventions

An ecological approach to creativity in making

Understanding the Role of Openness to Experience in Study
Abroad Students

Share

You may also like...

2 Responses

  1. Hastira says:

    makaish sharingnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *